//visitor

Saturday, May 26, 2012

Class Diagram dan Objek Diagram

Class Diagram dan Objek Diagram


Untuk mendesain sebuah sistem informasi yang sederhana, dibutuhkan juga class diagram dan objek diagram. Kenapa? karena diagram tersebut menggambarkan kelas-kelas yang akan digunakan pada nantinya dalam sistem informasi. Nah sekaran apa sih class diagram dan objek diagram itu sendiri?
Class diagram merupakan suatu diagram yang menggambarkan/memvisualisasikan struktur sistem dari kelas-kelas serta hubungannya. Class diagram ini juga menampilkan interaksi dalam kelas-kelas tersebut, atribut apa yang dimiliki atau operasi/metode apa yang dimiliki kelas itu,bagaimana jenis-jenis objek dalam sistem,batasan-batasan yang ada dalam hubungan objek itu,dsb.
Sedangkan yang dimaksud objek diagram adalah diagram yang memberikan gambaran struktur model sebuah sistem, dalam kurun waktu tertentu. Obyek diagram lebih konkrit daripada kelas diagram, dan sering digunakan untuk memberikan contoh-contoh, ataupun dalam menguji kasus untuk diagram kelas. Diagram Objek ini berfokus pada atribut, objek dan hubungan/korelasi antar objek.

Contoh dari tugas besar untuk class diagram dan objek diagram pada sistem informasi hotel :
Class Diagram
Diagram Class
Objek Diagram


Diagram Object






sumber : http://cheuw.com/class-diagram-dan-objek-diagram/#more-1002 (June 9th, 2010)

Use Case Diagram

Use Case Diagram

Pengertian :
● Use case class digunakan untuk memodelkan dan menyatakan unit fungsi/layanan yang disediakan oleh sistem (or bagian sistem: subsistem atau class) ke pemakai.
● Use case dapat dilingkupi dengan batasan sistem yang diberi label nama sistem.
● Use case adalah sesuatu yang menyediakan hasil yang dapat diukur ke pemakai atau sistem eksternal.
Karakteristik :
– Use cases adalah interaksi atau dialog antara sistem dan actor, termasuk pertukaran pesan dan tindakan yang dilakukan oleh sistem.
– Use cases diprakarsai oleh actor dan mungkin melibatkan peran actor lain. Use cases harus menyediakan nilai minimal kepada satu actor.
– Use cases bisa memiliki perluasan yang mendefinisikan tindakan khusus dalam interaksi atau use case lain mungkin disisipkan.
– Use case class memiliki objek use case yang disebut skenario. Skenario menyatakan urutan pesan dan tindakan tunggal.
Komponen Pembentuk Use Case Diagram :
1. Actor
Pada dasarnya actor bukanlah bagian dari use case diagram, namun untuk dapat terciptanya suatu use case diagram diperlukan beberapa actor. Actor tersebut mempresentasikan seseorang atau sesuatu (seperti perangkat, sistem lain) yang berinteraksi dengan sistem. Sebuah actor mungkin hanya memberikan informasi inputan pada sistem, hanya menerima informasi dari sistem atau keduanya menerima, dan memberi informasi pada sistem. Actor hanya berinteraksi dengan use case, tetapi tidak memiliki kontrol atas use case. Actor digambarkan dengan stick man . Actor dapat digambarkan secara secara umum atau spesifik, dimana untuk membedakannya kita dapat menggunakan relationship
Actor
Gambar Actor
2. Use Case
Use case adalah gambaran fungsionalitas dari suatu sistem, sehingga customer atau pengguna sistem paham dan mengerti mengenai kegunaan sistem yang akan dibangun.
Catatan : Use case diagram adalah penggambaran sistem dari sudut pandang pengguna sistem tersebut (user), sehingga pembuatan use case lebih dititikberatkan pada fungsionalitas yang ada pada sistem, bukan berdasarkan alur atau urutan kejadian.
Cara menentukan Use Case dalam suatu sistem:
a. Pola perilaku perangkat lunak aplikasi.
b. Gambaran tugas dari sebuah actor.
c. Sistem atau “benda” yang memberikan sesuatu yang bernilai kepada actor.
d.   Apa yang dikerjakan oleh suatu perangkat lunak (*bukan bagaimana cara mengerjakannya).
Use Case
Gambar Use Case
Relasi dalam Use Case
Ada beberapa relasi yang terdapat pada use case diagram:
1. Association, menghubungkan link antar element.
2. Generalization, disebut juga inheritance (pewarisan), sebuah elemen dapat merupakan spesialisasi dari elemen lainnya.
3. Dependency, sebuah element bergantung dalam beberapa cara ke element lainnya.
4. Aggregation, bentuk assosiation dimana sebuah elemen berisi elemen lainnya.
Tipe relasi/ stereotype yang mungkin terjadi pada use case diagram:
1. <> , yaitu kelakuan yang harus terpenuhi agar sebuah event dapat terjadi, dimana pada kondisi ini sebuah use case adalah bagian dari use case lainnya.
2. <>, kelakuan yang hanya berjalan di bawah kondisi tertentu seperti menggerakkan alarm.
3. <>, mungkin ditambahkan untuk asosiasi yang menunjukkan asosiasinya adalah communicates association . Ini merupakan pilihan selama asosiasi hanya tipe relationship yang dibolehkan antara actor dan use case.
3. Contoh Use Case Diagram


Contoh Use Case Diagram untuk Sisfo Manajemen Perpustakaan



sumber : http://mitanovia.wordpress.com/belajar-yuk/uml/use-case-diagram/
              modul RPL STMIK SINUS

Thursday, May 24, 2012

Avira Free Android Security

Avira Free Android Security

Avira Free Android Security

There’s nothing like a missing smartphone to make you feel lost. Use our free app to shield your data and track down your phone.
  • Available for :  Android
Download

sumber : http://www.avira.com/en/downloads

Avira Free Mac Security

Avira Free Mac Security

Avira Free Mac Security

Avira Free Mac Security packs award-winning malware detection into a smart application that almost never needs your attention. Just install it and continue to enjoy your Mac, free of viruses and free of antivirus hassles too.
Available for:  Mac OS X
Download


sumber : http://www.avira.com/en/downloads

Search This Blog

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost Coupons